Skip to main content
Marc Marquez

Marc Marquez, The Baby Alien Yang Suka Pakai Kacamata Oakley

Siapa yang tidak mengenal Marc Marquez? Ya, pembalap MotoGP yang digadang-gadang akan menjuarai dunia MotoGP 2017 ini semakin menunjukkan taringnya. Kemenangannya di sirkuit Aragon beberapa waktu lalu membuat dirinya menjadi kandidat kuat untuk menjadi juara dunia tahun 2017. Bahkan, pembalap senior Valentino Rossi juga mengakui prospek cemerlang dari Marc Marquez.

 

Marc Marquez sendiri kerap mencapai finish di urutan pertama kelas MotoGP di usianya yang masih sangat muda, 24 tahun. Tidak salah jika dirinya mendapat julukan sebagai The Baby Alien, dan benar-benar berpeluang besar menjadi juara dunia ke enam MotoGP.

 

Selain penampilannya yang sangat baik saat menggeber motor Honda di sirkuit, kacamata Oakley Marc Marquez yang kerap kali dia gunakan rupanya juga menjadi bahan perbincangan. Oakley sendiri adalah salah satu brand yang sangat populer di dunia. Perusahaan ini berbasis di Amerika Serikat, lebih tepatnya di California di tahun1975 dan terus mengalami kemajuan.

 

Salah satu produk yang paling terkenal dari Oakley adalah kacamata. Untuk fashion item yang ini merek Oakley telah menjadi fashion global. Tidak heran jika banyak para artis top dunia menggunakan kacamata merek Oekley, tak terkecuali para pembalap seperti halnya Marc Marquez ini.

 

Kepopuleran kacamata dari bran Oakley memang seimbang dengan produk-produk yang dikeluarkan. Baik itu dari segi desainnya, keunikannya dan juga kadang terlihat kontemporer. Sangat cocok dipakai untuk pria maupun wanita.

 

Harga produk dari brand ini juga dikenal sangat mahal. Untuk harga kacamata Oakley Marc Marquez yang asli, jika di Indonesia dibanderol dengan harga cukup fantastis, yaitu sekitar Rp 1.800.000,-. Tentu sebuah harga yang mungkin harus dipikir ulang sebelum benar-benar membelinya. Marc Marquez sendiri lebih memfavoritkan menggunakan kacamata Oakley Type Lensa +Red. Ini membuatnya semakin keren saat menaiki podium kemenangan.

 

Harganya yang mahal dan peminat yang banyak membuat kacamata Oakley juga sering dibuat kw atau replika. Grade kw super misalnya, Oakley jupiter Squared yang juga digunakan Marc Marquez dibanderol dengan harga sekitar Rp 270.000. Sangat murah dari harga aslinya. Untuk kacamata kw ini, disematkan lensa polarized dengan type lensa memantul atau disebut dengan type lensa Mirror.

 

Desainya yang sporty memang sangat cocok digunakan seorang Marc Marquez. Selain bisa membuat pandangannya tidak terganggu karena terik panas yang sering terjadi di sirkuit, rupanya kacamata Oakley Marc Marquez ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk fashionnya.

 

Apakah anda juga ingin memiliki kacamata ini? Jika anda memiliki dana lebih, untuk mendapatkan yang original jangan sembarangan membeli di gerai kacamata. Anda harus mendatangi gerai kacamata atau optik yang benar-benar memegang lisensi untuk penjualan kacamata Oakley.

Inidia 3 Bintang Seri A yang Masih Menganggur

Tiga Bintang Seri A yang Masih Menganggur

Karir dalam dunia sepakbola sama dengan karir pada umumnya yang perjalanannya tak selalu mulus. Tak selamanya berada diatas, seperti roda berputar, ada kalanya juga harus berada dibawah. Hal ini dirasakan oleh beberapa pemain seri A yang masih mengganggur di musim ini. Siapa saja pemain seri A yang masih mengganggur dan bagaimana kisahnya? Berikut ulasannya dikutip dari Liputan6!

  1. Gillardino
    Pemain seri A yang masih mengganggur satu ini berasal dari Empoli. Bagi mereka yang mengaku pecinta bola, Gillardino bukanlah sosok yang asing. Dirinya sukses menjadi striker bersama beberapa klub ternama seperti Fiorentina, AC Milan dan Parma.
    Striker yang saat ini menginjak usia 35 tahun ini dulunya adalah penyerang yang paling ditakuti di kancah Liga Eropa. Sayangnya sejak mengalami cedera lutut dan sering kambuhan, di tahun 2012 karirnya mulai meredup.
    Harga jualnya di pasaran sekarang hanya 300ribu euro. Meski begitu, belum ada klub yang merekrutnya. Penampilan striker yang telah tampil sebanyak 514 di Seri A inipun terakhir nampak bulan Mei 2017 lalu.
  2. Sulley Muntari
    Pemain seri A yang masih mengganggur selanjutnya adalah Sulley Muntari. Semenjak awal Agustus ini tepatnya 1 Agustus 2017 dirinya sudah resmi tidak lagi memiliki klub.
    Klub terakhir yang dibela oleh gelandang berusia 33 tahun ini adalah Pescara. Dirinya membela Pescara lebih kurang selama 6 bulan.
    Awal mula dirinya mengorbit ketika membela Portsmouth di tahun 2007. Kesuksesannya kala itu kemudian mengantarkannya menjadi bintang dengan harga jual mencapai 15 juta euro.
    Tak berjalan mulus, karirnyapun mulai meredup semenjak dirinya pindah dari AC Milan ke klub Ittihad pada 2015.
    Penampilan terakhir dari gelandang ini tercatat pada tanggal 30 April 2017 dan harganya juga cukup anjlok yakni sekitar 500 ribu euro saja.
  3. Giuseppe Rossi
    Fiorentina menjadi klub terakhir yang di bela olehnya. Pemain seri A yang masih mengganggur ini sebenarnya bukanlah pemain sembarangan. Dirinya tercatat pernah membela MU mulai 2004-2007 kemudian pindah ke Villareal. Namanya kemudian melejit.
    Kontrak Rossi habis musim panas lalu, semenjak 1 Juli 2017 dan Fiorentina menjadi klub terakhir yang dia bela. Sekarang ini Rossi masih belum bisa bertanding karena masih mengalami cedera pada ligamennya. Kemungkinan dirinya bisa bermain mulai 9 Oktober mendatang, namun sampai sekarang belum ada kabar klub yang mau merekrutnya. Harga jual untuk Rossi sendiri sekarang sekitar 4 Juta euro. Sebenarnya tidak hanya ketiga bintang diatas saja yang mengalami penurunan karir, ada beberapa juga pemain seri A yang masih mengganggur dari tahun ke tahun. Karir dalam dunia sepakbola tak selamanya terang benderang. Salah satu alasannya juga karena semakin banyaknya pemain baru yang masih muda bermunculan.
Henry Sangat Ingin Tim Inggris Melangkah Jauh Di UCL

Henry Sangat Ingin Tim Inggris Melangkah Jauh Di UCL

Penyerang Thierry Henry, pemain legendaris kesebelasan Arsenal dan juga Liga Premier Inggris begitu ingin  klub-klub Inggris dapat melangkah jauh di ajang paling bergengsi antar klub Eropa, Liga Champions musim ini.

 

Pada beberapa musim belakangan ini, klub-klub asal negara Inggris sudah tak lagi mampu tampil secara dominan dalam ajang Liga Champions Eropa, dengan catatan Piala Liga Champions Eropa secara terus menerus dikuasai oleh tim besar seperti Real Madrid, Barcelona, dan juga Bayern Munchen.

 

Walaupun begitu dilihat dari cara dan juga level permainan yang terjadi di Inggris, penyerang Thierry Henry begitu yakin dengan peluang klub-klub asal Inggris guna dapat meraih kesuksesan pada ajang Liga Champions Eropa. Penyerang Thierry Henry mengatakan kepada para wartawan jika telah lama sekali klub asal negara Inggris tidak mampu melangkah secara jauh di dalam ajang Liga Champions Eropa.

 

Penyerang Thierry Henry juga menambahkan penilaian dirinya terhadap kub-klub liga Inggris dengan mengatakan jika Manchester City dan Manchester United sudah cukup lengkap dengan skuat yang baik. Akan tetapi Tottenham mungkin masih belum mempunyai kedalaman skuad yang terlalu baik.

 

Akan tetapi penyerang Thierry Henry kembali menambahkan jika sekarang ini negara Inggris memiliki lima wakil untuk berlaga dalam ajang Liga Champions Eropa, jadi dengan hal tersebut ia merasa begitu senang jika salah satu dari lima tim tersebut ada yang mampu ikut di dalam babak akhir kompetisi Liga Champions.

 

Sementara mantan tim penyerang Thierry Henry, Arsenal, pada musim ini tidak dapat bermain di ajang Liga Champions Eropa dan mereka akan bermain di Liga Europa. Hal tersebut didapatkan setelah tim asuhan Arsene Wenger itu tidak mampu finish di posisi empat besar kompetisi Liga Premier Inggris musim lalu.

 

Walaupun mantan tim penyerang Thierry Henry tersebut hanya akan bermain di ajang Liga Europa, namun kiper utama mereka, Peter Cech, meminta supaya timnya tetap serius dalam menjalani pertandingan-pertandingan di ajang tersebut. Cech juga mempercayai jika Liga Europa tidak kalah bergengsinya dengan kompetisi Liga Champions.

 

Untuk pertama kalinya semenjak 20 tahun terakhir ini, kesebelasan Arsenal tidak bermain di Liga Champions dan harus bermain di Liga Europa. Penjaga gawang Cech sendiri juga tidak asing dengan kompetisi Liga Europa. Pasalnya pemain asal Republik Ceko tersebut juga pernah menjuarai ajang itu bersama dengan tim terdahulunya, Chelsea.

 

Cech juga mengatakan jika Arsenal harus bisa menjuarai untuk kali pertama dan juga memprioritaskan Liga Europa. Pada pertandingan pertama Arsenal di Liga Europa musim ini, mereka akan berhadapan dengan Cologne. Arsenal sendiri diprediksi akan menurunkan sejumlah pemain lapis keduanya seperti Jack Wilshere, Theo Walcott, dan juga kiper David Ospina